* You are viewing the archive for August, 2008

Cara Cara Mencapai Kerendahan Hati

Kesombongan amat tidak disukai siapapun, tidak hanya manusia, tapi Tuhan pun tidak berkenan, karena itu rendah hati lah dengan melalui langkah-langkah yang dipopulerkan oleh Mother Teresa. Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Berbicara sedikit mungkin tentang diri sendiri

2. Uruslah sendiri persoalan-persoalan pribadi

3. Hindarilah rasa ingin tahu

4. Jangan mencampuri urusan orang lain

5. Terimalah pertenatangan dengan kegembiraan

6. Jangan memusatkan perhatian pada kesalahan orang lain

7. Terimalah hinaan dan caci maki

8. Terimalah perasaan tak diperhatikan, dilupakan dan dipandang rendah

9. Mengalah terhadap kehendak orang lain

10. Terimalah celaan walaupun anda tidak layak menerimanya

11. Bersikap sopan dan peka, sekalipun seorang memancing amarah anda

12. Janganlah mencoba agar dikagumi dan dicintai

13. Bersikap mengalah dalam perbedaan pendapat walau anda yang benar

14. Pilihlah selalu yang tersulit

Selamat mencoba, semoga berhasil dan dunia penuh dengan orang-orang yang rendah hati. Humble is always better than Arrogant.

Was a Would-Be Saint Gay?

The Vatican says it wants to move the remains of Cardinal John Henry Newman to allow the faithful to pray to him. But gay rights activists see another reason

Your morning coffee (smell it or drink it)

-Source :Mailing list [mediacare] Motivasi tiada henti …..

Beberapa hari yang lalu saya berkesempatan mengikuti Seminar Adam Kho di Bandung.

Karena acara dimulai jam 13.00 maka saya berangkat dari Jakarta pukul
9.30. Ketika mulai memasuki tol ke arah Sadang, di belakang saya ada
sebuah mobil Lexus berwarna hitam yang melaju dengan
kecepatan tinggi. Tetapi yang saya suka walaupun ia melaju dengan
kecepatan tinggi, ia tidak memaksakan kehendak. Jika mobil di depannya
tidak mau memberi jalan, maka ia yang mengalah dengan mengambil jalan ke
kiri dahulu baru kemudian balik lagi ke jalur kanan.

Supaya tidak ngantuk karena saya menyetir sendirian dan tertarik dengan
cara menyetir si mobil hitam ini, iseng-iseng saya membuntuti mobil
tersebut dari belakang. Saya ikuti cara ia menyetir, termasuk
kecepatannya. Ketika tidak ada mobil lain di tol, kecuali mobil tersebut
dan mobil saya, mobil hitam tersebut menambah kecepatannya. Karena sedangmembututi, tanpa sadar saya ikut menambah kecepatan mobil saya.
Ketika saya melihat panel kecepatan, menunjukkan angka 160 km/jam.

Padahal selama ini, kecepatan tercepat yang pernah saya tempuh adalah 140 km/jam, saya tidak berani melaju diatas itu. Tapi dengan adanya mobil yang saya ikuti, saya bisa tembus rekor kecepatan mobil saya. Sesuatu yang sulit
saya lakukan jika tidak ada sparringnya .

Karena saya berhenti di suatu tempat, saya kehilangan mobil hitam
tersebut. Ketika saya mulai memacu kendaraan lagi, saya coba untuk berlari
160 km/jam lagi. Saya berhasil mencapai kecepatan tersebut tetapi tidak
berani terlalu lama karena belum terbiasa. Ketika kemudian
ada mobil lain lagi yang melaju dengan kecepatan tinggi dan saya buntuti,
saya bisa masuk lagi ke 160 km/jam dengan durasi yang cukup lama.

Sama seperti kehidupan ini, seringkali kita merasa sudah maksimal
melakukan sesuatu. Kita merasa tidak mungkin lagi melakukan sesuatu yang
lebih baik lagi. Namun kalau kita mempunyai sparring partner yang lebih
hebat dari kita, entah itu seorang atasan, seorang coach, seorang mentor,
role model atau apapun , maka kita bisa terpacu untuk mendapatkan hasil
yang lebih baik lagi.

Namun jika kita belum matang belajar dari sparring partner kita dan
mencoba untuk mandiri, mungkin agak sulit bagi kita untuk terus berada di
kondisi sama seperti ketika ada sparring partner. Nantinya jika kita sudah
mempunyai pola dan terbiasa, barulah kita mulai bisa mandiri.

Robert Kiyosaki mengatakan bahwa penghasilan seseorang ditentukan 5 orang
terdekatnya. Ilustrasi saya mengenai kecepatan mobil bisa menjelaskan
pernyataan dari Robert Kiyosaki tersebut. Jika orang-orang di dekat kita
hanya biasa-biasa saja, maka sulit bagi kita untuk
melakukan sesuatu yang luar biasa. Namun kalau kita biasa tetapi di
sekelilingnya luar biasa, maka kita akan terpacu untuk juga menjadi luar
biasa.

Apakah ada penjelasannya secara Science? Ternyata ada. Di dalam otak
manusia ada sekumpulan sel syaraf yang disebut Mirror Neuron, yang
bertugas meniru apa yang dilakukan oleh orang lain. Jika di sekelilingnya
orang hebat atau luar biasa, maka Mirror Neuron kita akan
meniru mereka sehingga menjadikan kita juga hebat dan luar biasa. Kalau
sebaliknya, maka Mirror Neuron-pun juga akan meniru yang sebaliknya.

- Siapa mobil hitam yang akan anda ikuti agar bisa menembus kecepatan anda
selama ini ?
- Siapa orang hebat dan luar biasa yang akan anda ikuti agar bisa menembus
batas yang selama ini membatasi hidup anda ?
Temukan orang tersebut, ikuti dan pelajari bagaimana ia memandang dirinya,
bagaimana keyakinan dan nilai-nilai kehidupan yang ia pegang, bagaimana ia
membangun kapabilitasnya, bagaimana tingkah lakunya, maka anda akan
mendobrak batas yang selama ini membatasi hidup anda !

The Importance of Education

Some people said that education is only pieces of crap because they saw many people which can get success without finished the formal education level. Even the richest man in the world, Bill Gates, the founder of Microsoft was never finished his education in Harvard. Based on the negative perception about education is it correct that education is only waste time and money?

If you are asked this question then what is your answer? There are many answers with different concept based on the people who answer that question. But one sure thing which we can learn is that education is still important for our future. At least for me education can open your mind to be wider than you usually thought. The bachelor degree usually is not enough for this globalization age because many people have reached that level. So when we want to overpass the ordinary people then we should study harder in the next higher level.

When I’m bachelor then I should get the master program, may be mba programs or other post graduate programs. But it depends on the people themselves because we can not push someone to do the thing that they don’t like to do. All we have to do is only giving motivation to our relatives or may be for ourselves to reach the highest educational level.

The Pearls

In a far away country, there was a very beautiful young girl. She loved to wear beautiful attires and dresses. On her birthday, her father gave her a box. Inside the box, she found a very beautiful necklace, made of pearl. Though the pearls were just mere imitations, the necklace was still looked gorgeous. The girl liked it very much and wore it all the time.

When the girl had grown into a fine young lady, her father said to her, “Give me your necklace”. When she asked why, her father said, “Trust me”. At first, she refused. She loved it very much. Everytime her father asked her the necklace, she directly said no. Her father did not push her though, so the situation went on and on for some time.

Then, one day, when her father asked her to give him the necklace again, she burst into tears. With tears flowing on her cheek, she said, “Very well Dad. I don’t know why you ask for it. This necklace is my only treasure. But, if you want it, here. You can have it.” Reluctantly, she handed over the necklace.

Her father smiled. By the time he got the necklace on his hand, he directly gave another box. When the box was opened, the daughter was astonished! Inside, there was a very beautiful necklace made of real pearls. At that time, the daughter suddenly understood. Her previous necklace was indeed a beautiful one. However, imitations would never outshine the real thing, the real pearls lying on her hands.

In life, people sometimes fall into illusions. We love to do old habits, even though the habits are actually bad for us. We do something to comfort us in time of trouble, but do nothing to deal with the cause of it.We buy expensive goods for the sake of style rather than function, which lead us into burdensome debts. We spend hours in watching TV programs rather than reading quality books, causing stagnation in our attitude growth. We love gossips instead of fruitful discussions, blurring our perspective. When trouble comes, we are whining instead of praying, resulting in a seemingly unbearable burden. It is funny to see how we spend our money and time on things that are actually bad for us.

So, let’s wake up from the illusions and start something better!

If Someone Love You….

If Someone Love You….

Posted by Administrator in I (Thursday July 19, 2007 at 8:54 pm)

Seseorang yang mencintai kamu,
tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintaimu
Dia hanya tau, di mata dia, kamulah satu satunya.

Seseorang yang mencintai kamu,
sebenarnya selalu membuatmu
marah / gila / jengkel / stress
Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yang sudah ia lakukan,
Karma semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.

Seseorang yang mencintai kamu,
jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah
yang terbaik, hanya ia yang tau.

Seseorang yang mencintai kamu,
akan marah – marah atau mengeluh jika kamu
tidak membalas pesannya atau telponnya,
karna ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu.

Seseorang yang mencintai kamu,
hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu.
Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya,
kamu telah menyentuh hatinya, dimana hatinya selalu
berdegup / berdenyut / bergetar untuk kamu.

Seseorang yang mencintai kamu,
akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan
Bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu
menggunakan kata – kata itu tepat waktunya.

Seseorang yang mencintai kamu,
Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah,
karna ia tidak mau mengingkari janjinya.
Ia ingin kamu untuk mempercayainya n
ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia n
aman selama – lamanya.

Seseorang yang mencintai kamu,
selalu memberitahumu untuk tidak berpikir lebih banyak.
Karna ia sudah merencanakan semuanya untuk mu,
ia ingin memberikan kehidupan yang terbaik di masa mendatang.
Ia ingin memberikanmu suatu kejutan,
percayalah dia dapat melakukannya.

Seseorang yang mencintai kamu,
mungkin tidak bisa mengingat kejadian / kesempatan
istimewa seperti perayaan hari ulang tahunnya,
tapi ia tau bahwa setiap detik yang ia lalui
ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini.

Seseorang yang mencintai kamu,
tidak mau berkata aku mencintaimu dengan mudah,
karna segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk
menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu,
tetapi ia akan mengatakan kata
I Love You pada situasi yang special,
karna ia tidak mau kamu salah mengerti,
dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai diri mu.

Seseorang yang benar – benar mencintai kamu,
akan merasa bahwa sesuatu yang harus di katakan
hanya sekali saja,
karna ia berpikir bahwa kamu telah mengerti dirinya.
Jika berkata terlalu banyak, ia akan merasa
bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia / tersenyum

Brand is Important

Brand is important for all company because without this, the company can’t be recognized by many people. There are a lot of benefits of having a good branding. A good branding means a good credibility, customer loyalty, and emotional connection between your product and your customers in a positive manner. It can improve the overall profit and sustainability performance of your business. Seeing the fact that the competition for winning the heart of the customers getting heavier from day to day, the role of a strong band is a very important business aspect to keep a business survive and able to get a higher position. That is why you should create a detailed brand strategy as soon as possible.

However, creating and planning a good brand strategy is not a process that everyone can easily go through. This is where the service of this branding agency will help you a lot in getting through the whole process of the creation and planning. Beside the branding strategy service, you can also avail of the other services for a better result like marketing and branding strategy, web design, search engine optimization, research techniques, and logo and graphic design. Dealingbusiness must also learn about other people especially the psychology of marketing.

Health is Important for People

Health is important for people. While war and poor economic conditions begin to affect people all over the world, more and more people suffer with depression. The more we focus on news events and the business climate, the more we are depressed. Whatever the reason you feel is the cause of your depression, the following two simple tips guarantee you reduce it significantly.

1. Do not read newspapers.

Newspapers publish negative stories most of the time. Even in peaceful periods, newspapers will find the worst in humanity and place negative stories on display in order to promote sales and subscribers. Stories focused on War, rebellion, death, destruction, doom and despair abound in the newspapers. Stop reading the newspaper and reduce the negative input to your brain.

2. Turn off your television.

Watching and listening about the horrible economy and the losses associated with War will add to depression. In fact, you guarantee the feeling of helplessness. Helplessness allows depression to nurture. If you really need to watch or listen to these kinds of news stories, promise yourself you will bury yourself in the documentaries that are sure to follow in the next 5 or 10 years. A way you can eliminate most of the negative input to your brain is by setting it aside for a date somewhere in the future. I guarantee in the future, you will not find it very interesting. When visitors come to your home, make sure you turn off your television and keep it off. News television broadcasters are fighting for your guest’s attention as they promote despair, war, death, and destruction with many headline news interruptions. Those little banners that run across the bottom of the screen grab your attention and they take hold of your consciousness. Television will diminish your positive spirit. Rest enough is the best way of keep our body to be healthy.