* You are viewing the archive for October, 2008

Litani St. Rafael

Tuhan, kasihanilah kami

Kristus, kasihanilah kami

Tuhan, kasihanilah kami

Kristus, dengarkanlah kami

Kristus, kabulkanlah doa kami

Allah Bapa di Surga, kasihanilah kami

Allah Putera, Penebus dunia, kasihanilah kami

Allah Roh Kudus, kasihanilah kami

Tritunggal Mahakudus, Tuhan yang Mahaesa, kasihanilah kami

Yesus, Raja Para Malaikat, kasihanilah kami

Santa Maria, Ratu Para Malaikat, doakanlah kami

St. Rafael, Malaikat Agung, doakanlah kami *

St. Rafael, yang namanya berarti: Penyembuhan Allah *

St. Rafael, yang tinggal bersama para malaikat yang baik dalam kerajaan Allah *

St. Rafael, satu dari ketujuh malaikat yang berada diHadirat yang Mahatinggi *

St. Rafael, yang melayani Allah di Surga *

St. Rafael, utusan mulia dan perkasa Allah *

St. Rafael, yang setia pada kehendak Allah *

St. Rafael, yang mengunjukkan doa-doa Tobit kepada Allah *

St. Rafael, teman seperjalanan Tobia *

St. Rafael, yang menjaga para sahabat dari bahaya *

St. Rafael, yang menemukan istri yang pantas bagi Tobia, *

St. Rafael, yang membebaskan Sara dari roh-roh jahat *

St. Rafael, yang menyembuhkan Tobit dari kebutaan *

St. Rafael, penuntun dan pelindung perjalanan kami dalam kehidupan *

St. Rafael, penolong yang kuat dalam kesusahan *

St. Rafael, penakluk iblis *

St. Rafael, penuntun dan penasehat orang muda *

St. Rafael, pelindung jiwa-jiwa yang murni *

St. Rafael, malaikat pelindung kaum muda *

St. Rafael, malaikat kegembiraan *

St. Rafael, malaikat perjumpaan-perjumpaan yang bahagia *

St. Rafael, malaikat percintaan suci *

St. Rafael, malaikat para pencari pasangan hidup *

St. Rafael, malaikat kehidupan keluarga *

St. Rafael, pelindung keluarga Kristen *

St. Rafael, pelindung orang-orang yang bepergian *

St. Rafael, malaikat kesehatan *

St. Rafael, dokter Surgawi *

St. Rafael, penolong orang buta *

St. Rafael, penolong orang sakit *

St. Rafael, pelindung para dokter *

St. Rafael, penghibur orang yang berduka *

St. Rafael, pertolongan di saat ajal *

St. Rafael, bentara Rahmat *

St. Rafael, pembela Gereja *

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Selamatkanlah kami ya Tuhan

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Kasihanilah kami

Kristus, dengarkanlah kami

Kristus, kabulkanlah doa kami

P: Doakanlah kami St.Rafael, Malaikat Agung yang mulia

U: Supaya kami layak menikmati janji-janji Kristus

Doa penutup:

Ya Allah, Engkau yang dengan murah hati mengutus Malaikat Agung St. Rafael sebagai teman seperjalanan Tobia, anugerahilah kami hamba-hambaMu, agar kami selalu menikmati perlindungannya dan dikuatkan oleh pertolongannya, dengan perantaraan Kristus Tuhan kami.

Amin

Free Gifts Vs Free Will

I remember when I was a child of 6 or 7 years old. My mother used to give both my brother and I some amount of money to be put into the church collection bags.

One day, both my brother and I, thought that the amount was too much, and we had other interest to spend the money for our own interests. So instead of putting them into the bags, we put the money into our own pockets.

Later, when my mother found out about this, she was angry. And in her disappointment, she uttered these words “Such a disgrace what you both just did. Didn’t I give you money for your own? Why still taking something that’s not belong to you? Why not giving it away as I’ve told you to?”

The money however, pictures the gifts God has equipped us with. They are freely came from God. We are not picking them from elsewhere, nor buy them on our own efforts. So not to take any pride of having them either. Nevertheless, we are obliged to use them to serve Him in appropriate time, place and situation. To glorify His name. However, the choice lays in our hands. Whether we’re going to use them for God’s glory, or to use them for our own goods, or to neglect them and bury them instead.

~ All came freely from God, All goes rightly to God~

Our Limited Sight

When I was in the elementary, my mom would picked me up from school using her motorcycle. Often, I got so sleepy and started to slumber. It happened several times.

One day, a passing rider made a sign and told my mom, that her child was sleeping. My mom was pretty shocked and gave me a long lecture about the danger of bla bla bla.

I felt discontented that day. Feeling that both my mom and the rider had distracted me from having a ‘pleasure of good time sleeping”. Not knowing the danger of my action yet.

Same things go with our Father in Heaven. Sometimes we feel, why our wishes not being granted, or why we can’t do this. We thought these are good. Thinking we know best. But of course. ‘Content’ is not the same as ‘Correct’.

Our Father can see far more beyond our limited sight. He knows the dangers or the final results of each situation or action. Therefore, we should be taking interests to listen to our surroundings when they started warning us.

We need to trust God’s wisdom and the He’ll provide what’s best for us, even more than what we can imagine.

Matthew 7:11
If you, then, though you are evil, know how to give good gifts to your children, how much more will your Father in heaven give good gifts to those who ask him!

~ Think we know best, but Father knows better ~

Buka Pikiranmu, Bukan Logikamu

Dahulu kala di suatu desa kecil di Indian, seorang petani
yang sangat miskin mempunyai hutang yang sangat besar kepada rentenir
di desa tersebut. Rentenir itu, udah tua, bangkotan, eee…. malah
tertarik pada putrinya pak tani yang cakep itu.

Kemudian si rentenir tersebut mengajukan penawaran, dia akan melupakan
hutang2 petani tersebut jika dia dapat menikahi putrinya.
Sang petani dan putrinya pun bingung dengan tawaran tersebut, kayaknya
mereka nggak setuju.

Melihat gelagat seperti itu Si rentenir mengajukan tawaran lagi untuk
membuat keputusan. Dia mengatakan, bahwa dia akan meletakkan keping
hitam dan keping putih di dalam kantong kosong, kemudian sang putri
petani diharuskan untuk mengambil satu keping dari kantong tersebut.

1. Jika sang putri mendapatkan keping hitam, maka dia akan
menjadiistri rentenir tersebut dan hutang2 petani tersebut lunas.
2. Jika sang putri mendapatkan keping putih, maka rentenir tersebut
tidak akan menikahi sang putri dan hutang2 petani tersebut lunas.
3. Jika sang putri menolak mengambil keping, sang petani akan dipenjara.
Berada di halaman petani yang banyak terdapat kepingan2,
si rentenir mengambil 2 keping. Ketika mengambil, mata sang putri yang tajam
melihat, bahwa keping yang dimasukkan ke dalam kantong keduanya
berwarna hitam. Kemudian rentenir itu menyuruh sang putri
mengambil keping tersebut di dalam kantong.

Sekarang bayangkan anda ada di sana , apa yang kamu lakukan
jika anda sebagai putri tersebut?
Jika anda harus menolong sang putri, apa yang harus kau
lakukan kepada sang putri?

Melihat hal seperti itu, ada 3 kemungkinan. ..
1. sang putri menolak untuk mengambil kepingan.
2. sang putri menunjukkan, bahwa yang di dalam kantong
tersebut keduanya adalah berwarna hitam serta mengungkap, bahwa
rentenir tersebut curang.
3. sang putri mengambil keping hitam dan mengorbankan
dirinya untuk menyelamatkan ayahnya dari hutang2 dan penjara.
Sekarang pertimbangkan cerita di atas. Pengalaman ini
digunakan untuk membedakan pemikiran logika dan lateral thinking. Dilema
sang putri tidak dapat diselesaikan dengan logika awam. Pikirkan cara
lain, jika sang putri tidak memilih pilihan yang diberikan kepadanya.
Apa yang akan anda tawarkan kepadanya ?

Jangan melihat jawaban di bawah ini, sebelum anda memikirkan cara lain
sebagai saran kepada sang putri, pikirkan 5 menit saja….

Baik, begini caranya.

Sang putri memasukkan tangannya ke dalam kantong
dan mengambil satu keping tersebut. Tanpa melihat keping
tersebut, secara sengaja menjatuhkan (setengah melempar) keping
tersebut ke halaman dan bercampur dengan keping2 yang lain di halaman.
‘Oh, betapa bodohnya aku’ kata sang putri, ‘tapi, anda nggak
usah khawatir, jika tuan melihat sisa kepingan di dalam kantong, maka tuan akan
mengetahui keping mana yang saya ambil’.
Dengan begitu, sisa yang ada di dalam kantong adalah keping berwarna hitam, sehingga diasumsikan bahwa sang putri telah mengambil keping yang berwarna putih.
Sejak rentenir berani menyatakan untuk tidak jujur, sang
putri mengubah dari keadaan yang kelihatannya mustahil menjadi
keadaan yang sangat menguntungkan.

Moral of the story : Semua permasalahan yang kompleks
mempunyai jalan keluar. Yang anda butuhkan hanya melebarkan pemikiran anda.
Jika logika anda tidak bisa bekerja, berusahalah dengan lateral thinking.
Lateral thinking sangat kreatif, mudah dikerjakan tiap hari.

‘Rahasia untuk sukses, adalah mengetahui sesuatu yang
tidak diketahui orang lain’…… .
Lebih Baik Mulai Menyalakan Lilin daripada terus menerus
mengutuki kegelapan yang menyelubungi Kita…